Rabu, 30 Oktober 2013

Pengamatan Cabe rawit minggu ke-2


Pengamatan Tomat Minggu ke-2

2. Pengamatan Minggu ke dua 
Hasil Pengamatan : 

1. ( Minggu,29 September 2013)




Tinggi Batang : 6 cm
Panjang daun  : 1,5 cm
Tebal daun      : 0,5 cm

2.( Senin , 30 September 2013 )



Tinggi Batang : 6 cm
Panjang daun  : 2,5 cm
Tebal daun      : 0,7 cm

3. ( Selasa, 1 Oktober 2013 )



Tinggi Batang : 6,5 cm
Panjang daun  : 3 cm
Tebal daun      : 0,8 cm

Pengamatan Terong Minggu ke-2

2. Pengamatan Minggu ke dua


(Minggu, 27 Oktober 2013 )





Selasa, 15 Oktober 2013

Pangkal daun ( Basis Folli)




  1. Pangkal Daun
a. Runcing (acutus), biasanya terdapat pada daun bangun memanjang, lanset, belah ketupat, dll.  
contoh bangun daun memanjang :
 gambar a : 
daun mangga


b. Meruncing (acuminatus), biasanya pada daun bangun bulat telur sungsang atau daun bangun sudip.
contoh bangun telur sungsang  

gambar b :
 sawo kecik ( Manilkara kauki Dub).
c. Tumpul (obtusus), pada daun-daun bangun bulat telur, jorong.
contoh pada bangun daun jorong :
 


dMembulat (rotundatus), pada daun-daun bangun bulat, jorong, bulat telur. 

contoh bangun daun bulat telur : 


 gambar d : 
daun kembang sepatu (Hibiscus rosa-sinensis L.)

e.Rompang atau rata (truncatus), pada daun-daun bangun segtiga, delta, tombak. 

contoh bangun daun segitiga :
 

 
gambar e :
daun bunga pukul empat (Mirabilis jalapa L.)
f. Berlekuk (emarginatus), Pada daun-daun bagian jantung, ginjal, anak panah
contoh bangun daun jantung :

 gambar f : 
 daun waru (Hibiscus tiliaceus).

Ujung daun (apex folli)


https://docs.google.com/presentation/d/1igGkUKKEwFUpGMuHXvN6iSxMzhlv2pFdmfuoU0KkBlU/edit?usp=sharing





  1. a.      Ujung daun (Apex Folli)
  • Runcing (Acutus), jika kedua tepi daun di kanan kiri ibu tulang sedikit demi sedikit menuju ke atas dan pertemuannya pada puncak daun membentuk suatu sudut lancip (<90˚).
Contoh : ujung daun Oleander (Nerium oleander L.)


 gambar i

 gambar ii
  • Meruncing (Acuminatus), seperti pada ujung yang runcing tetapi titik pertemuan keduanya jauh lebih tinggi dari dugaan, hingga ujung daun nampak sempit panjang dan runcing.
Contoh : Ujung daun Sirsat (Annona Muricata L.)

gambar iii
 

 gambar iv
  • Tumpul (Obsutus), Tepi daunnya yang semula masih agak jauh dan ibu tulang cepat menuju ke suatu titik pertemuan, hingga membentuk sudut yang tumpul (>90˚).
Contoh : ujung daun Sawo Kecik (Manilkara kauli)

 gambar v
  • Membulat (rotundatus), seperti pada ujung yang tumpul, tetapi tak bersudut sama sekali, hingga ujung daun membentuk semacam suatu busur.
Contoh : ujung daun Kaki Kuda (Centella asiatica),ujung daun bunga teratai,ujung daun nangka.
gambar vi

 gambar vii

 gambar viii
  • Rompang (truncatus), ujung daun tampak sebagai garis yang rata, misalnya ujung anak daun semanggi (Marsika crenata Presl.)
    gambar ix
     
  • Terbelah (Retusus), ujung daun justru seperti terbelah dua, memperlihatkan lekukan, kadang-kadang terlihat. Misalnya ujung daun Nenas Sebrang (Agave sp.)
gambar x